TKA Sosiologi dirancang untuk mengukur pemahaman murid terhadap konsep-konsep sosiologi serta kemampuan analisis terhadap fenomena sosial yang terjadi di masyarakat — kesadaran sosial, keterampilan berpikir analitis, dan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan sosial yang dinamis.
Muatan TKA Sosiologi merujuk pada irisan materi Sosiologi pada Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka, mencakup 5 elemen berikut.
| Elemen | Cakupan |
|---|---|
| Sosiologi sebagai Ilmu | Hakikat, konsep, sejarah, perspektif, dan ruang lingkup sosiologi sebagai landasan memahami fenomena sosial secara sistematis. |
| Hubungan dan Gejala Sosial | Faktor yang memengaruhi interaksi, pembentukan identitas, bentuk hubungan sosial, lembaga sosial, ragam gejala sosial, dan masyarakat multikultural. |
| Penelitian Sosial | Konsep dasar penelitian sosial, prosedur, teknik pengumpulan data, dan berbagai jenis metode penelitian sosial. |
| Kelompok Sosial, Kesetaraan, dan Konflik Sosial | Konsep & dinamika kelompok sosial, ketidaksetaraan sosial dan upaya kesetaraan, konflik sosial dan penanganannya. |
| Perubahan Sosial dan Globalisasi | Bentuk-bentuk perubahan sosial dan dampaknya, globalisasi dan dampaknya, serta sikap kritis terhadap globalisasi. |
Kemampuan Sosiologi diukur pada tiga level kognitif:
Kemampuan dasar mengenali, mengingat, dan memahami konsep-konsep sosiologi secara faktual — menguji pengetahuan tentang definisi, konsep, teori, serta langkah prosedural yang menjadi pondasi penyelidikan sosiologi.
Menerapkan konsep-konsep sosiologi pada fenomena sosial nyata — menganalisis kasus, menginterpretasikan data sosial, serta menerapkan prinsip sosiologi dalam memecahkan masalah sosial seperti konflik antar kelompok atau ketimpangan sosial.
Berpikir kritis dan menalar secara logis dengan mengaitkan konsep sosiologi dengan fenomena/realitas nyata — menganalisis data berdasarkan kasus sosial, menemukan pola, merumuskan kesimpulan, hingga memberikan rekomendasi yang sesuai dengan dinamika sosial yang dihadapi.
5 contoh soal resmi berikut dikutip dari Lampiran IV Peraturan Kepala BSKAP Kemendikdasmen No. 045/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA.
Objek kajian sosiologi memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan cabang ilmu lainnya. Berdasarkan pernyataan berikut, manakah yang paling tepat menggambarkan objek kajian sosiologi?
Sebuah infografis (sumber: indonesia.go.id) berisi anjuran terkait gejala sosial yang timbul akibat penggunaan internet yang tidak terkontrol oleh anak-anak. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan gejala sosial dalam infografis tersebut? Tentukan Sesuai atau Tidak Sesuai untuk setiap pernyataan berikut!
| Pernyataan | Kunci |
|---|---|
| Penggunaan internet pada anak perlu diawasi oleh orang tua agar anak tidak mudah terpapar konten negatif. | Sesuai |
| Pola asuh yang terlalu longgar terhadap penggunaan internet dapat memengaruhi pembentukan kepribadian anak. | Sesuai |
| Anak-anak merupakan salah satu kelompok pengguna internet terbesar di Indonesia dan dapat diklasifikasikan berdasarkan jenjang usia. | Tidak Sesuai |
Seorang murid ingin melakukan penelitian sosial sederhana mengenai pengaruh pergaulan sebaya terhadap kelekatan hubungan antar anggota keluarga di kalangan remaja. Ia telah merancang beberapa langkah awal, yaitu: (1) Merumuskan masalah: apakah terdapat hubungan antara pergaulan sebaya dengan kelekatan hubungan antar anggota keluarga? (2) Menyusun pertanyaan terbuka sebanyak sepuluh butir untuk menggali pengalaman responden. (3) Mengolah jawaban informan menjadi bentuk angka dan menganalisisnya dengan aplikasi statistik. Berdasarkan langkah-langkah tersebut, manakah pernyataan yang tepat untuk menyempurnakan penelitian tersebut? Jawaban benar lebih dari satu.
Kota Praja merupakan kota multikultural yang memiliki banyak komunitas. Baru-baru ini di kota tersebut terjadi konflik antara penduduk lama dengan pendatang terkait dengan penggunaan ruang publik untuk kegiatan budaya. Penduduk lama merasa tradisi turun-temurun mereka mulai dipinggirkan, sedangkan pendatang mengklaim kebutuhan aktivitas mereka diabaikan. Ketegangan meningkat di media sosial melalui perang tagar dan mulai mengarah pada protes dan ancaman kekerasan. Pemerintah setempat berada di bawah tekanan untuk mengembalikan kedamaian dan mencegah eskalasi konflik lebih lanjut. Apa rekomendasi yang dapat diberikan untuk menurunkan tensi konflik berdasarkan kasus tersebut? Jawaban benar lebih dari satu.
Gelombang Korea (Hallyu) telah berkembang dan menyebar pesat satu dekade ini. Musik K-Pop, Drama Korea, mode, makanan dan tren gaya hidup banyak digandrungi anak muda di Indonesia. Pada satu sisi budaya ini memberikan inspirasi budaya baru dan konektivitas global. Di sisi lain, budaya ini juga memengaruhi perilaku remaja, mulai dari konsumerisme berlebih terhadap barang-barang bermerek, pengabaian produk lokal, dan standar kecantikan yang tidak realistis. Beberapa kalangan mulai mengungkapkan keprihatinan atas pergeseran nilai dan identitas di kalangan remaja. Manakah respon kritis yang tepat untuk menanggapi perubahan sosial tersebut? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pernyataan berikut!
| Pernyataan | Kunci |
|---|---|
| Mengikuti tren tanpa syarat sebagai bagian dari masyarakat global. | Tidak Tepat |
| Mendorong refleksi diri dan literasi media untuk memahami pengaruh budaya. | Tepat |
| Menyeimbangkan penghargaan terhadap tren Korea dengan dukungan untuk budaya lokal. | Tepat |
Kerjakan tryout Sosiologi paket 1 secara gratis, lengkap dengan skor dan pembahasan.
Coba Tryout Sosiologi →