TKA Ekonomi menilai pemahaman konseptual dan keterampilan analitis murid dalam bidang ekonomi, sekaligus mengukur keterampilan berpikir kritis dalam menganalisis isu ekonomi dan keuangan berdasarkan fenomena aktual di masyarakat, baik lingkup nasional maupun global.
Muatan TKA Ekonomi mencakup 4 elemen yang disajikan secara konseptual maupun dalam berbagai konteks yang mencerminkan permasalahan ekonomi di dunia nyata.
| Elemen | Cakupan |
|---|---|
| Konsep Dasar Ilmu Ekonomi | Kelangkaan, biaya peluang, dan kegiatan ekonomi. |
| Ekonomi Mikro dan Makro | Permintaan dan penawaran, pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, ketenagakerjaan, kebijakan moneter dan fiskal serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat. |
| Ekonomi Internasional | Perdagangan global, kerja sama ekonomi, dan neraca pembayaran. |
| Akuntansi Keuangan Dasar | Pemahaman laporan keuangan dan analisis kondisi keuangan suatu unit usaha. |
Selain penguasaan konsep, soal juga menguji keterampilan proses: keterampilan analitis, pemecahan masalah ekonomi, dan pengambilan keputusan ekonomi berdasarkan data, grafik, dan fenomena nyata.
Kemampuan Ekonomi diukur pada tiga level kognitif:
Mengenali, mengingat, dan memahami konsep dasar ilmu ekonomi, ekonomi makro dan mikro, ekonomi internasional, serta konsep dasar akuntansi. Soal menguji pengetahuan tentang definisi, teori, serta konsep dasar yang menjadi fondasi ekonomi.
Mengaplikasikan konsep dasar ilmu ekonomi, ekonomi makro dan mikro, ekonomi internasional, serta konsep dasar akuntansi — melakukan perhitungan berdasarkan konsep yang ada, menginterpretasikan data, dan menerapkan prinsip ekonomi untuk menyelesaikan masalah.
Berpikir kritis dan menalar secara logis dengan mengaitkan konsep-konsep ilmu ekonomi dengan fenomena/realitas nyata — menganalisis data berdasarkan kasus ekonomi, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan dalam pengambilan keputusan ekonomi.
5 contoh soal resmi berikut dikutip dari Lampiran IV Peraturan Kepala BSKAP Kemendikdasmen No. 045/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA.
Kota Maju sedang menghadapi masalah serius terkait kelangkaan air bersih akibat musim kemarau panjang selama 5 bulan berturut-turut. Data dari Dinas Lingkungan Hidup menunjukkan: ketersediaan air bersih turun 25% dibanding tahun sebelumnya; konsumsi air per kapita justru meningkat 10% karena pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi; sebagian besar rumah tangga masih menggunakan metode pengambilan air konvensional; infrastruktur penyediaan air saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal. Pemerintah kota mempertimbangkan beberapa opsi solusi untuk jangka pendek dan menengah: membatasi penggunaan air dan menaikkan tarif air; mengedukasi masyarakat tentang konservasi dan teknologi hemat air; membangun fasilitas pengolahan air bersih baru namun memerlukan waktu dan biaya besar. Berdasarkan informasi tersebut, manakah solusi yang sebaiknya diterapkan dan dievaluasi oleh pemerintah untuk mengatasi kelangkaan air bersih di Kota Maju? Jawaban benar lebih dari satu.
Pengangguran merupakan salah satu permasalahan krusial yang terjadi di Indonesia. Beberapa wilayah dengan tingkat pengangguran tertinggi berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Agustus 2024 di antaranya Provinsi Jawa Barat (6,75%), Banten (6,68%), Papua (6,48%), Papua Barat Daya (6,48%), dan Kepulauan Riau (6,39%). Pengangguran terjadi disebabkan oleh berbagai faktor, di antaranya kesenjangan antara keterampilan pencari kerja dengan kebutuhan pasar, keterbatasan lapangan kerja, serta faktor ekonomi makro. Manakah solusi yang dapat diterapkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut? Tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut!
| Solusi | Kunci |
|---|---|
| Peningkatan upah bagi tenaga kerja. | Salah |
| Mendorong investasi daerah melalui insentif pajak dan kemudahan perizinan. | Benar |
| Menyediakan akses pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan bagi pelaku UMKM. | Benar |
Pada akhir tahun 2024, inflasi di Indonesia mulai menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan. Untuk merespons hal tersebut, Bank Indonesia memutuskan menaikkan suku bunga acuan (BI Rate). Kebijakan ini diambil agar masyarakat mengurangi konsumsi dan menahan laju inflasi. Berdasarkan ilustrasi di atas, Bank Indonesia sedang menjalankan fungsi sebagai…
Selama tiga bulan pertama tahun 2024, ekspor Indonesia turun 15% karena permintaan dunia terhadap komoditas utama seperti batu bara dan minyak sawit menurun. Sementara itu, impor barang konsumsi naik 10%. Akibatnya, neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar USD 1,2 miliar. Pemerintah berencana mengambil langkah strategis untuk meningkatkan ekspor dan mengendalikan impor. Berdasarkan informasi, kebijakan apa yang dapat diterapkan pemerintah untuk memperbaiki neraca perdagangan tersebut?
Berikut adalah data keuangan PT Sejahtera Makmur per 31 Desember 2023: Pendapatan usaha Rp120.000.000,00; Beban gaji karyawan Rp25.000.000,00; Beban listrik dan air Rp5.000.000,00; Beban penyusutan peralatan Rp10.000.000,00; Beban sewa gedung Rp15.000.000,00; Aset lancar Rp80.000.000,00; Aset tetap Rp150.000.000,00; Utang jangka pendek Rp30.000.000,00; Utang jangka panjang Rp50.000.000,00; Modal awal pemilik Rp100.000.000,00. Berdasarkan data tersebut, berapakah laba bersih yang diperoleh perusahaan?
Kerjakan tryout Ekonomi paket 1 secara gratis, lengkap dengan skor dan pembahasan.
Coba Tryout Ekonomi →