TKA Biologi mengukur kemampuan berpikir terkait konsep-konsep biologi dan keterampilan proses/inkuiri. Penguasaan konsep biologi menjadi prasyarat untuk dapat melakukan proses berpikir (misalnya menganalisis) dan melakukan inkuiri.
Konsep-konsep biologi yang diukur mencakup keanekaragaman hayati, sel, dan proses-proses pada makhluk hidup, disajikan dalam konteks kehidupan sehari-hari murid seperti topik kesehatan, lingkungan, pertanian, maupun sosiokultural.
| Elemen | Sub-elemen | Cakupan / Batasan |
|---|---|---|
| Keanekaragaman Hayati | Klasifikasi dan Keanekaragaman Makhluk Hidup | Prinsip klasifikasi dan permasalahan keanekaragaman hayati di Indonesia. |
| Bakteri | Struktur bakteri Gram positif dan negatif, resistensi bakteri, dan peranannya terhadap manusia. | |
| Ekosistem | Komponen ekosistem dan interaksi antarkomponen, pelestarian ekosistem di Indonesia. | |
| Sel | Metabolisme Sel | Katabolisme, anabolisme, sifat dan cara kerja enzim. |
| Proses-proses pada Makhluk Hidup | Transport & Pertukaran Zat (Sirkulasi, Respirasi, Ekskresi) | Keterkaitan struktur organ dan fungsinya pada sistem sirkulasi, respirasi, ekskresi, serta keterkaitan antarsistem. |
| Sistem Imun | Mekanisme kerja sistem imun terhadap kekebalan tubuh. | |
| Sistem Koordinasi | Mekanisme kerja sistem saraf dan sistem hormon. | |
| Sistem Reproduksi | Struktur dan fungsi organ reproduksi pria dan wanita. |
Sebagian soal juga menguji keterampilan proses: mempertanyakan & memprediksi, merencanakan & melakukan penyelidikan, serta memproses & menganalisis data dan informasi.
Kemampuan biologi diukur pada tiga level kognitif:
Menjelaskan konsep-konsep biologi berdasarkan informasi yang telah dipelajari atau disediakan.
Menerapkan konsep dan pengetahuan biologi untuk memecahkan masalah biologi.
Menganalisis, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan dari informasi biologis yang kompleks atau baru, serta mengembangkan argumen berbasis bukti.
4 contoh soal resmi berikut dikutip dari Lampiran IV Peraturan Kepala BSKAP Kemendikdasmen No. 045/H/AN/2025 tentang Kerangka Asesmen TKA.
Dalam sebuah penelitian mengenai penyakit pada sel, para ilmuwan menemukan bahwa pada beberapa sel tubuh pasien, retikulum endoplasma kasar (RE kasar) dan retikulum endoplasma halus (RE halus) mengalami kerusakan parah. Hal ini menghambat beberapa fungsi penting dalam sel tersebut. Berdasarkan peranan RE kasar dan RE halus, apa kemungkinan yang dapat terjadi pada sel-sel pasien tersebut? Pilih semua jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Data Kemenkes mengenai jumlah kasus Covid-19 sejak Maret 2020 hingga Mei 2025 (soal asli disertai grafik data) menunjukkan tren penurunan kasus setelah pelaksanaan vaksinasi. Vaksin primer diberikan mulai 13 Januari 2021 dan vaksin booster 1 diberikan mulai Januari 2022; terjadi tren penurunan kasus Covid-19 setelah dilaksanakannya vaksinasi. Berdasarkan data dan pengetahuanmu tentang sistem imun, manakah pernyataan berikut yang logis dan didukung data tersebut? Pilih semua jawaban yang benar! Jawaban benar lebih dari satu.
Seorang perempuan mengalami gangguan kehamilan yang cukup serius. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan bahwa zigot tidak berkembang di dalam rahim, melainkan di luar rongga rahim. Kondisi ini dikenal dengan kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan). Dari kasus tersebut, tentukan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berikut mengenai penjelasan paling logis yang dapat mendukung diagnosis dokter terkait penyebab kehamilan ektopik tersebut!
| Pernyataan | Kunci |
|---|---|
| Pembuahan tetap terjadi di tuba falopi, namun gangguan pada silia tuba menyebabkan zigot gagal mencapai rahim. | Benar |
| Zigot yang tertanam di tuba falopi menunjukkan adanya masalah pada mekanisme transportasi embrio menuju rahim. | Benar |
| Sel telur dan sel sperma bertemu di vagina sehingga zigot tidak dapat menuju rahim dan berkembang di vagina. | Salah |
Seorang petani jagung membeli benih jagung sebanyak 1 kg di toko pertanian. Harga benih jagung tersebut ternyata beberapa kali lipat lebih mahal dari harga jagung di pasaran. Karena alasan mahalnya benih jagung di toko pertanian, pada saat panen petani tersebut memilih jagung yang kualitasnya bagus untuk dijadikan benih. Tetangganya yang sudah pernah menanam jagung dari benih hasil panen sendiri memberikan nasehat agar tidak melakukan hal itu karena hasil panennya tidak akan bagus. Penasaran dengan ungkapan tetangganya, petani tersebut ingin membuktikan ucapan tetangganya. Tentukan kegiatan yang Tepat Dilakukan atau Tidak Tepat Dilakukan oleh petani untuk membuktikan ucapan tetangganya!
| Kegiatan | Kunci |
|---|---|
| Menguji satu benih toko dan satu benih hasil panen di lahan yang sama, lalu membandingkan hasilnya. | Tidak Tepat Dilakukan |
| Melakukan penanaman beberapa benih toko dan beberapa benih hasil panen di lahan yang sama, tetapi diberi pupuk yang berbeda, lalu membandingkan hasilnya. | Tidak Tepat Dilakukan |
| Menanam beberapa benih toko dan beberapa benih hasil panen di lahan yang sama, diberi pupuk yang sama, kemudian membandingkan hasilnya. | Tepat Dilakukan |
Kerjakan tryout Biologi paket 1 secara gratis, lengkap dengan skor dan pembahasan.
Coba Tryout Biologi →